IEDS lahir dari kesadaran bahwa isu energi dan sumber daya alam adalah isu strategis yang menentukan arah pembangunan Indonesia. Dalam praktiknya, tata kelola SDA dan arah kebijakan ekonomi harus selalu mengacu pada amanat konstitusi—yakni mewujudkan kemakmuran rakyat, keadilan, keberlanjutan, serta wawasan lingkungan.
Karena itu, IEDS menyusun Rencana Strategis (Renstra) 5 (lima) tahun sebagai pedoman arah kerja lembaga, dengan menekankan empat jalur kerja: kajian, diskusi, rekomendasi, dan aksi nyata di sektor tata kelola sumber daya alam di Indonesia.
Landasan Konstitusi
IEDS berpegang pada Pasal 33 UUD 1945 Ayat (2), (3), dan (4) sebagai dasar etis dan arah kontribusi kelembagaan—bahwa sumber daya strategis dikuasai negara, digunakan untuk kemakmuran rakyat, dan ekonomi nasional harus dijalankan dengan prinsip demokrasi ekonomi: berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, dan mandiri.
Visi
Menjadi Pusat Pengetahuan, Inovasi, Pengembangan, Teknologi dan Penelitian Terdepan di Bidang Energi dan Sumber Daya Alam.
Misi
- Menyediakan, mempromosikan, dan mendukung penelitian serta pelatihan SDM yang berkualitas tinggi di bidang energi dan sumber daya alam.
- Memfasilitasi titik temu bagi para ahli, akademisi, berbagai lembaga think tank, dan inisiatif yang bergerak di bidang energi dan sumber daya alam serta mendorong kolaborasi di antara mereka.
Tujuan Lembaga
- Menguatkan ekosistem riset dan kajian energi serta sumber daya alam yang kredibel dan bermanfaat bagi publik.
- Meningkatkan kapasitas SDM lintas disiplin melalui pelatihan dan kaderisasi peneliti muda.
- Memperluas jejaring kolaborasi antar lembaga untuk mempertemukan gagasan, data, dan aksi.
- Menghasilkan rekomendasi kebijakan dan regulasi yang berpihak pada kemakmuran rakyat, keadilan sosial, dan keberlanjutan lingkungan.
Sasaran Strategis Lembaga
- Tersusunnya kajian dan publikasi berkala terkait energi, SDA, dan pembangunan.
- Terbentuknya forum kolaborasi rutin lintas akademisi, think tank, komunitas, dan pemangku kepentingan.
- Terselenggaranya program pelatihan SDM berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi riset dan kebijakan.
- Terproduksinya policy brief dan rekomendasi regulasi yang dapat digunakan pemangku kebijakan.
- Terbangunnya sistem diseminasi pengetahuan yang inklusif melalui konten edukasi publik
Filosofi dan Arti Logo
Logo: Api Obor
Api obor pada logo IEDS adalah api yang dicuri oleh Promotheus dari dewa-dewa Olympian dan diserahkan kepada manusia dalam bentuk teknologi, pengetahuan, dan peradaban.
Bagi IEDS, simbol ini menegaskan bahwa pengetahuan energi dan pembangunan tidak boleh menjadi ruang eksklusif. IEDS—sebagai pemuda-pemudi lintas disiplin—mengambil peran untuk “mencuri” isu yang selama ini dianggap milik golongan tua dan elit, lalu membagikan pengetahuan tersebut kepada seluruh elemen masyarakat Indonesia.
Makna Warna Logo
- Hijau — Kehidupan
Harapan agar energi dan pembangunan tidak destruktif, melainkan memberi kehidupan bagi alam dan manusia. - Biru — Integritas & Pengetahuan
Komitmen IEDS pada integritas kuat dan tradisi pengetahuan lintas disiplin. - Merah — Semangat & Keberanian
Semangat membara untuk menuntut ilmu dan keberanian untuk membagikan pengetahuan energi dan pembangunan.
Penutup Renstra 2024–2029
Renstra IEDS 2024–2029 merupakan penjabaran visi–misi, tujuan, dan sasaran strategis dalam partisipasi pemuda-pemudi pada agenda pembangunan nasional. IEDS berkontribusi pada lima agenda: Agenda 1, 2, 3, 5, dan 6.
Renstra ini menjadi pedoman IEDS dalam mewujudkan tiga fokus besar:
- Pembangunan SDM
Membangun SDM unggul yang kritis, produktif, terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi—didukung kerja sama industri, lembaga negara, dan stakeholder global. - Pembangunan Kelembagaan
Meningkatkan kolaborasi antar lembaga untuk menghubungkan semangat perjuangan mewujudkan tata kelola SDA yang berkeadilan antar generasi, serta meningkatkan nilai tambah lembaga. - Rekomendasi Kebijakan dan Regulasi
Mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam berbagai bentuk kebijakan dan regulasi sektor SDA di Indonesia.